Berawal dari Mimpi, Anak Sintang Berangkat ke Jerman - Mitra Leipzig

Berawal dari Mimpi, Anak Sintang Berangkat ke Jerman

Sergius Rizky Artawijaya
Foto Sergius Rizky Artawijaya Anak Sintang Berangkat ke Jerman

Namaku Sergius Rizky Artawijaya, lahir di Melimbuk pada tanggal 25 september 2001, aku adalah anak kedua dari 5 bersaudara, terlahir dari keluarga sederhana yang memiliki cita cita paling beda diantara saudara saudara ku.

Sejak kecil aku sangat mengimpikan untuk hidup dan sekolah diluar negeri, setiap hari aku menantikan saat saat aku lulus SMA dan bisa melanjutkan sekolah diluar negeri. Namun pada saat itu aku tidak tahu bahwa proses untuk keluar negeri tidaklah mudah. Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun aku lewati dengan pikiran bahwa aku akan sekolah diluar negeri, hingga pada akhirnya ditahun 2019 aku lulus SMA.

Singkatnya aku menemukan program bernama Ausbildung di salah satu Expo di Sintang, Kalimantan Barat, dari situ aku menyadari bahwa peluang untuk pergi keluar negeri sudah ada, aku sangat bersyukur aku memiliki Ayah yang sangat support dengan mimpiku yang bisa mempertemukan aku dengan orang orang yang bisa membantu aku dalam mencapai mimpiku. Dari orang orang ini orang orang ini aku mengenal apa itu ausbildung, bagaimana hidup di Jerman, hal hal birokrasi lainnya tentang Jerman.

Dibalik jalan yang terlihat mulus ini banyak sekali proses yang dilalui untuk bisa sampai disini, mulai dari Corona, bahasa dan pengajuan visa yang sedikit terhambat. Sempat berpikir untuk melanjutkan kuliah di Indonesia saja dulu, lalu baru melanjutkan S2 di luar negeri namun karena kegigihan, doa dan support dari orang sekitar membuat hal ini bisa terwujud. Walaupun aku harus menjalani ausbildung terlebih dahulu selama 3 tahun dan kemudian 1 tahun studienkolleg, tapi aku tetap percaya pada peluang yang telah diberikan kepadaku ini akan menuntun aku kearah mimpi ku dan hal hal yang kuiimpikan sejak kecil.

Berawal dari mimpi untuk tinggal di luar dan sekolah di luar negeri , menikmati dinginnya musim dingin, dan merasakan hidup di negeri orang. Akhirnya aku dapat menginjakkan kaki di Negara dengan 4 musim dan berbagai budaya ini, tepatnya di Bad Krozingen, Jerman. Kota dengan wilayah sedikit kecil dari beberapa kota lainnya di jerman dan memiliki banyak Lansia yang sering aku jumpai ketika bepergian keluar rumah.

Dari hal ini aku belajar bahwa pikiran sangat mempengaruhi hidup ku. Aku menyadari itu ketika aku sudah berada di Jerman, mungkin terdengar aneh dan sulit dipercaya, namun sekarang aku tau semesta akan selalu punya kejutan yang bisa menuntun aku untuk mencapai apa yang ada di pikiranku.

Bagikan

Baca Lainnya